Visi
Menjadi pusat ibadah, pembinaan umat, dan dakwah islam yang rahmatan lil 'alamin serta memakmurkan jamaah secara menyeluruh baik aspek rohani maupun sosial.
Misi
- Menyelenggarakan peribadatan harian dan mingguan dengan khusyuk dan tertib.
- Meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan bagi anak-anak dan dewasa melalui TPQ dan majelis taklim.
- Menyalurkan dana sosial dan zakat/infaq secara transparan dan tepat sasaran kepada yang berhak.
- Menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keamanan sarana prasarana masjid.
Profil Masjid Nurul Muhajirin
Visi & Misi
Sejarah Singkat
Sejarah masjid perumahan bermula dari sebuah mushola atau tempat ibadah darurat kecil dari swadaya warga.
Tempat ini lalu berkembang lewat sumbangan dana sosial, gotong royong, dan panitia pembangunan resmi seiring bertambahnya jumlah warga muslim di kompleks perumahan
Fase Awal dan Perintisan
Tahun awal: Berdiri sejak perumahan mulai dihuni oleh sedikit warga.
Bentuk awal: Memanfaatkan tanah kosong atau tanah fasos-fasum (fasilitas sosial) dari pengembang.
Kondisi: Berupa mushola kecil berdinding kayu atau tembok sederhana untuk salat berjamaah warga sekitar.
Fase Pembangunan dan Perkembangan
Pembentukan panitia: Warga membentuk pengurus resmi untuk menggalang dana rutin (infak/sedekah).
Perluasan bangunan: Mengubah status dari mushola menjadi masjid jami perumahan karena populasi blok rumah yang makin padat.
Renovasi besar: Pengecoran lantai dua atau renovasi kubah dan tempat wudhu dari hasil gotong royong tukang serta donatur warga.
Fase Kemakmuran dan Kegiatan Sosial
Aktivitas rutin: Digelar pengajian rutin, TPQ anak-anak sore hari, dan pemotongan hewan kurban saat Idul Adha.
Pusat kerukunan: Menjadi tempat silaturahmi utama warga perumahan dalam berbagai acara hari besar Islam.
Tempat ini lalu berkembang lewat sumbangan dana sosial, gotong royong, dan panitia pembangunan resmi seiring bertambahnya jumlah warga muslim di kompleks perumahan
Fase Awal dan Perintisan
Tahun awal: Berdiri sejak perumahan mulai dihuni oleh sedikit warga.
Bentuk awal: Memanfaatkan tanah kosong atau tanah fasos-fasum (fasilitas sosial) dari pengembang.
Kondisi: Berupa mushola kecil berdinding kayu atau tembok sederhana untuk salat berjamaah warga sekitar.
Fase Pembangunan dan Perkembangan
Pembentukan panitia: Warga membentuk pengurus resmi untuk menggalang dana rutin (infak/sedekah).
Perluasan bangunan: Mengubah status dari mushola menjadi masjid jami perumahan karena populasi blok rumah yang makin padat.
Renovasi besar: Pengecoran lantai dua atau renovasi kubah dan tempat wudhu dari hasil gotong royong tukang serta donatur warga.
Fase Kemakmuran dan Kegiatan Sosial
Aktivitas rutin: Digelar pengajian rutin, TPQ anak-anak sore hari, dan pemotongan hewan kurban saat Idul Adha.
Pusat kerukunan: Menjadi tempat silaturahmi utama warga perumahan dalam berbagai acara hari besar Islam.
Susunan Pengurus DKM
Mengenal lebih dekat para pengurus yang berkhidmah untuk masjid.
Ketua DKM
Ketua DKMSekretaris DKM
Sekretaris DKMBendahara DKM
Bendahara DKMPengurus Masjid
Pengurus DKMPengurus 1
Pengurus DKMPengurus 2
Pengurus DKMPengurus 3
Pengurus DKMPetugas & Marbot Masjid
Pahlawan di balik kebersihan dan kenyamanan ibadah jamaah.